Hukum Kekekalan Energi


Ketika kita dulu belajar fisika, kita mengenal tentang adanya hukum kekekalan energi yang mengatakan bahwa energi itu kekal, ia tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan, ia hanya berubah bentuk dari satu bentuk energi ke bentuk energi lain. Contohnya ketika kita menggunakan bensin untuk menggerakan kedaraan bermotor kita, walaupun lama-kelamaan bensin di dalam tangki kendaraan bermotor kita habis, tapi esensinya bensin itu tidak habis/musnah, tapi hanya berubah bentuk menjadi energi gerak sehingga kendaraan bermotor kita dapat berjalan.

Demikian halnya dengan segala amalan kita. Semua amalan yang kita lakukan di dunia ini tidaklah hilang begitu saja, tapi amalan-amalan itu hanya berubah bentuk menjadi bentuk lain yang suatu saat akan kembali kepada kita, dan saat kembalinya itu bisa di dunia ini ataupun nanti di akhirat. Dan bentuk kembalinya semua amalan kita itu akan sesuai dengan bentuk amalan kita semua, kalau baik amalan kita maka akan baik pula bentuk kembalinya, kalau buruk amalan kita maka akan buruk pula kembalinya.

Hukum kekekalan energi menyebutkan bahwa jumlah energi sebelum dan sesudah perubahannya adalah sama persis. Bagi Allah, hal ini tidaklah berlaku mutlak. Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Pengampun memiliki mekanisme pembalasan yang jauh lebih baik dan jauh lebih menguntungkan manusia. Bagi Allah, melakukan satu tidak akan selalu dibalas dengan satu. Tapi bisa 10 kali, 72 kali, atau bahkan berlipat-lipat ganda balasannya. Bagi Allah, sebuah kejahatan yang masih ada dalam rencana kita dan belum kita lakukan, hal itu tidak akan dinilai dengan sebuah kejahatan. Tapi sebuah kebaikan dan masih kita rencanakan dan belum kita lakukan, hal itu SUDAH dinilai sebagai sebuah kebaikan. Lihatlah betapa Pemurah dan Penyayangnya Allah kepada kita.

Intinya, tidak akan pernah ada perbuatan yang sia-sia dan tanpa pertanggungjawaban di masa yang akan datang. Semua yang kita lakukan, baik ataupun buruk, pasti akan berubah menjadi sesuatu yang di kemudian hari pasti akan kembali kepada kita. Semua energi tidak ada yang hilang, energi hanya berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk yang lainnya. Oleh sebab itu, marilah kita pancarkan energi positif sebanyak-banyaknya dari dalam diri kita, agar kelak energi yang kembali kepada kita juga adalah energi positif yang akan membawa kebaikan pada diri kita pribadi dan orang-orang yang kita sayangi.

2 Responses

  1. Sutuju banget….😀

    Tidak akan pernah ada perbuatan yang sia-sia dan tanpa pertanggungjawaban di masa yang akan datang….😀

  2. ternyata mekanisme balasan ALLAH lbh baik dari HKE ya.
    Trima kash atas kemurahan-Mu ya ALLAH.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: